News Update 18 Desember 2012 18:54:15: Hanya Akan Ada Satu Varian Buku Pelajaran

Masalah dan Keuntungan Menambah Jam di Sekolah

Bookmark and Share
19 September 2012 - 20:20:56 » Diposting oleh : admin » Hits : 1314

Masalah dan Keuntungan Menambah Jam di Sekolah

KOMPAS.com - Pemerintah tengah serius melakukan kajian terkait rencana menambah jam belajar di sekolah meskipun terjadi pro dan kontra terhadap rencana itu terus bermunculan.

Ditemui seusai membuka Indonesian Science Festival (ISF), Rabu (19/9/2012), di Senayan, Jakarta, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyampaikan, ada beberapa permasalahan dan keuntungan ketika nantinya rencana menambah jam belajar di sekolah benar-benar direalisasikan.

Persoalan pertama adalah mengenai asupan pembelajaran yang dikhawatirkan banyak pihak akan menambah beban para peserta didik. Nuh berpendapat, peserta didik tak akan merasa terbebani apabila materi pembelajaran dikemas lebih menarik.

"Tidak akan menjadi beban apabila kemasannya pas. Karena pilihannya dua, anak-anak pulang siang dan menjadi liar, atau dia masuk kelas dan diberikan materi tentang pendidikan karakter, pendidikan jasmani atau bimbingan dari para guru terkait," kata Nuh.

Persoalan kedua, lanjut Nuh, peserta didik akan membutuhkan makan siang karena jam sekolahnya diperpanjang. Hal itu juga tak luput dari perhitungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Kata Nuh, semua peserta didik hanya perlu membawa bekal makan siang atau sekolah memiliki kantin yang menyediakan makan siang untuk siswa.

"Itu kan sama saja, pulang siang makan di rumah. Saat jam belajarnya ditambah, para siswa hanya perlu membawa bekal makan siangnya ke sekolah," ucapnya.

Sedangkan untuk keuntungannya, mantan Rektor ITS ini menyampaikan, dengan ditambahnya jam belajar siswa, maka akan bertambah juga kesempatan guru untuk mengajar. Hal itu sejalan dengan potret banyaknya guru yang kekurangan waktu mengajar. Padahal untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi, setiap guru diharuskan memiliki waktu mengajar minimal 24 jam dalam seminggu.

"Ini sekaligus untuk mengatasi permasalahan guru yang kekurangan jam mengajar. Guru-guru bisa nyambi mengisi materi di kegiatan lain," pungkasnya.

Atas dasar itu, Mendikbud juga menjamin adanya insentif bagi semua guru. Insentif itu di luar peluang meningkatkan karier karena telah memenuhi minimal waktu mengajar.

"Ada insentif tambahan dan bisa naik karier, berarti lebih banyak hal positifnya. Saya yakin, orangtua lebih mempercayai anak-anaknya berada di sekolah," tandasnya.

Seperti diberitakan, jam sekolah semua peserta didik di jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah akan ditambah. Alasannya untuk memproteksi peserta didik dari hal negatif yang berasal dari luar sekolah.

Rencana ini masih dalam proses pematangan seiring akan diperbaruinya kurikulum pendidikan nasional. Ditargetkan, rencana tersebut akan mulai dilaksanakan pada tahun ajaran 2013-2014

Tags :

Info Terkait

Tinggalkan Komentar

  • Nama
  • Website
  • Komentar
  • Kode Verifikasi
  • 158 + 6 = ?
Buku Sekolah ElektronikNomor Induk Siswa (NISN)PPDB 2017Dinas Pendidikan Kota YogyakartaPPDBKALENDER PENDIDIKAN 2017/2018Hasil UTS
Online Support & Saran
Admin Sekolahtyas.kpt2
Komitekomitekeputran2
Adminsdnkeputran2
Chat BOX
Statistik Pengunjung
Pengunjung Online:6
Total Pengunjung:373526
Total Hits:1082509